Menteri Keuangan Waspadai Defisit Primer APBN  


TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan pemerintah terus mewaspadai terjadinya defisit neraca keseimbangan primer Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dalam APBN 2012 pun Indonesia mengalami defisit keseimbangan primer. "Selama ini, di dalam anggaran itu defisit," kata Agus di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa, 29 Januari 2013.



Agus menjelaskan, yang dimaksud neraca keseimbangan primer adalah realisasi pendapatan negara dikurangi realisasi belanja negara di luar pembayaran utang. Pada tahun lalu, nilai penerimaan negara yang dikurangi belanja negara tidak mampu membayar bunga utang negatif. "Artinya, untuk membayar bunga utang, menggunakan pokok utang baru.”



Defisit primer APBN pada tahun lalu terjadi akibat menurunnya penerimaan negara. Tahun lalu, nilai penerimaan negara mencapai 96 persen dari target, atau lebih rendah dibanding dengan pencapaian tahun sebelumnya, yang bisa mencapai 99 persen dari target. "Ini kombinasi, dari mulai adanya dampak krisis dunia ke Indonesia dan turunnya daya saing dalam kompetisi di luar negeri," katanya.



Selain itu, Agus menyatakan belanja subsidi yang jumlahnya sangat besar menimbulkan tekanan terhadap belanja negara. "Kita sama-sama tahu bahwa belanja subsidi energi itu 50 persen lebih tinggi dari pagu," ujarnya. 



Agar hal tersebut tidak terjadi lagi pada anggaran mendatang, pemerintah akan berupaya menggenjot penerimaan negara dan membuat belanja negara menjadi lebih berkualitas. "Kita berharap defisit ada di 1-1,2 persen dalam APBN 2014. Jadi, penerimaan negara dioptimalkan dan belanja negara dikendalikan," katanya.



Namun Menteri Agus tidak memastikan apakah neraca keseimbangan primer anggaran negara bisa surplus. Sebab, perkembangan ekonomi dunia dan stimulus untuk mewujudkan pembangunan membuat semua kemungkinan, seperti tetap defisitnya anggaran, masih terbuka lebar. "Kami menuju balance budget (keseimbangan neraca), namun tidak dalam kondisi sampai 0 persen. Ada di kisaran 1-1,2 persen," kata Agus.



ANGGA SUKMA WIJAYA



You're reading an article about
Menteri Keuangan Waspadai Defisit Primer APBN  
This article
Menteri Keuangan Waspadai Defisit Primer APBN  
can be opened in url
http://beritaepinurim.blogspot.com/2013/01/menteri-keuangan-waspadai-defisit.html
Menteri Keuangan Waspadai Defisit Primer APBN  

Title Post: Menteri Keuangan Waspadai Defisit Primer APBN  
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: Berita epinurim

Thanks for visiting the blog, If any criticism and suggestions please leave a comment

0 komentar:

Poskan Komentar